Tuesday , February 21 2017
Berita Terkini
You are here: Home / Berita / UPKP2 SOSIALISASIKAN PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK
UPKP2 SOSIALISASIKAN PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK

UPKP2 SOSIALISASIKAN PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK

Tulis. Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Kecamatan Tulis. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa (22/11) di Pendopo Kecamatan Tulis dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari unsur Kepala Desa, ketua BPD dan Kasi Pelayanan Umum se-Kecamatan Tulis dan Kandeman. Hadir pula dalam kegiatan ini seluruh anggota UPKP2, ketua TPKP2, dan Ketua PATEN Kecamatan Tulis.

Ketua UPKP2, Abdul Wahid dalam paparannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan pemahaman bersama akan pentingnya peningkatan pelayanan oleh penyelenggara pelayanan, khususnya di tingkat paling dasar, yaitu Desa.

“Pemerintah Desa (Pemdes) merupakan garda depan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat, sehingga diperlukan komitmen yang kuat dari segenap aparatur di desa untuk memberikan pelayanan terbaik”. Imbuhnya.

Ketua TPKP2, Retno Dwi Irianto menegaskan bahwa UPKP2 merupakan produk inovatif pemerintah Kabupaten Batang periode YODI, sehingga secara otomatis menjadi mitra bagi seluruh komponen penyelenggara layanan.

“Ke depan payung hukum UPKP2 harus dikuatkan dengan Peraturan Daerah, sehingga keberlanjutan lembaga ini semakin kuat dan lebih bermanfaat kepada masyaraat”. Tuturnya.

Koordinator PATEN Tulis, Suyoso sekaligus mewakili Camat Tulis memaparkan perihal pentingnya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Standar pelayanan publik memang cukup berat, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tetapi jika dilaksanakan berdasarkan prosedur dan dilandasai dengan niat ibadah, akan terasa ringan”. Ujarnya.

Khoirudin, Kasi Pelayanan Umum desa Kaliboyo Tulis menyampaikan bahwa perangkat desa tidak jarang menjumpai masyarakat yang enggan untuk mengurus pelayanan sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kepada perangkat.

“Kami kadang bingung, mau nariki untuk transport pengurusan nanti dianggap pungli, sementara mereka beranggapan bahwa segala pengurusan layanan gratis. Pemeritah daerah perlu memikirkan sarana dan prasarana untuk meningkatkan pelayanan kami”. Tegasnya.

 

 

About upkp2 batang

Comments are closed.

Scroll To Top