Tuesday , April 25 2017
Berita Terkini
You are here: Home / Berita / UPKP2 DAN ULP JADI NARASUMBER DIKLATPIM III BPK RI
UPKP2 DAN ULP JADI NARASUMBER DIKLATPIM III BPK RI

UPKP2 DAN ULP JADI NARASUMBER DIKLATPIM III BPK RI

BATANG – Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (ULP) dan Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2) Kabupaten Batang mendapat undangan kehormatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Tidak hanya dikunjungi peserta Diklatpim, kedua lembaga bentukan Bupati Yoyok Riyo Sudibyo itu juga diundang khusus untuk memberikan pencerahan terhadap sejumlah pejabat struktural lembaga negara itu di Jakarta, Kamis (12/5).

Sebelumnya, Pusdiklat BPK RI melayangkan surat permohonan narasumber ke Sekretaris Daerah untuk dua tema, yakni pelayanan pengadaan oleh ULP dan kualitas pelayanan publik oleh UPKP2. Undangan kehormatan itupun dipenuhi, Kepala ULP Ari Yudianto SH didampingi Kasubag Pengadaan Yuli serta Kepala UPKP2 Abdul Wahid dan Fatchurrozak Fazani Kamis lalu berkesempatan sharing ilmu dan pengalaman ke peserta Diklatpim III BPK RI Angkatan I, Kamis lalu.

Di gedung Pusdiklat Kalibata Jakarta Selatan itu mereka diterima jajaran Pimpinan BPK RI. Undangan itu menjadi kehormatan tersendiri bagi ULP dan UPKP2, mengingat pada diklat-diklat sebelumnya BPK biasa menghadirkan kepala daerah.

“Pada Diklatpim sebelumnya, mereka menghadirkan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Bahkan selanjutnya mereka berencana menghadirkan Bupati Banteng, Nurdin Abdullah. Jujur saja, kami sempat canggung juga mengetahui nama-nama besar itu,” kata Ari Yudianto.

Dia menilai, Pusdiklat BPK ingin memberikan materi-materi yang lebih aplikatif, sehingga mengundanghadirkan ULP dan UPKP2. Sebab biasanya materi-materi diklatpim lebih banyak ke teori-teori. Orientasinya menurut dia adalah pada penguatan pakta integritas.

“Dan seperti kami prediksi, peserta kritis-kritis semua. Bahkan, ada dua tiga penanya yang materi pertanyaannya sangat kritis dan bagus,” ujar Ari.

Maklum, peserta diklatpim adalah pejabat eselon III BPK RI. Terlebih, meski berstatus pejabat struktural, sebelumnya juga mereka pernah menjadi auditor. “Mereka biasa mengaudit, jadi pertanyaannya juga tak hanya kritis, tetapi juga banyak mengangkat kasus-kasus yang sering mereka hadapi,” pungkasnya.

About upkp2 batang

Comments are closed.

Scroll To Top